Spektrum; Rumit
setelah “warna warni pelangi, hanya hitam dan putih” kemudian hening. Sungguh Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan pasangannya.
menjadi sebuah organisma yang berada dalam kerumitan konsep-konsep Teoligis, bersandar pada realita keterbatasan manusia. oh, bahasamu Nak. sebuah spektrum dengan panjang gelombang tertentu yang mulai berada dalam sisa-sisa peradaban bersama manusia-manusia yang membawa arti masing-masing spektrum. aku bukan saya, kami, apalagi kamu. teori mekanika kuantum, apalah itu. bukan teori darwin yang kuperdebatkan, apalagi Laplace yang entah darimana asalnya berada dalam text book yang kepentingannya entah kapan terungkap dalam daftar materi kuliah yang harus saya pahami sekarang. bahasa menjadikan manusia berpikir atas sebuah bahasa. kata-kata yang entah sampai kapan ini berakhir. korteks otak, hipotalamus, dan kompartemen lain yang ingin berpikir saintifik.
spektrum dengan panjang gelombang kecil menghasilkan energi yang paling besar. entah yang tertulis diatas itu salah, mungkin saja benar. apa urusannya dengan teori August Weismann? mungkin ada. kedigdayaan-Mu tanpa batas. Engkau-lah yang Memiliki spektrum-spektrum itu. entah berdasarkan pemikiran manusia yang dangkal, entah berdasarkan manusia berdominasi otak kanan, entah manusia terbelenggu dengan konsep-konsep berfikir. hitam-putih, mejikuhibiniu, entah yang mana.